Rabu, 27 Agustus 2014

berjuang dalam keterbatasan

saya terlahir dan hidup dengan keterbatasan finansial dan sangat haus akan kasih sayang.
Namun, atas kuasa Allah subhana wata'ala,  kini saya masih bertahan hidup dijalan yang normal. saya masih waras atas segala yang kulakukan meski dalam keterbatasan.

Berkat Rahman & Rahim Allah, saya masih berada dalam jalan yang benar, yaitu jalan Islam yang sedang kujalani ini.
Semua ini bukan semata-mata saya berjalan sendirian dan semuanya atas kehendak saya, tapi karena Allah yang menuntun diri ini.
Kini saya diberi amanah oleh Allah untuk kuliah dan menjalani studi Ilmu Agama Islam di Universitas Negeri Jakarta dengan beasiswa, sebagai tanda syukur saya selalu ingin melakukan yang terbaik di kampus dan ikut berkontribusi dalam organisasi di kampusku.
saya ingin menimba banyak ilmu. tak hanya bidang akademik, non akademikpun saya ikuti.
dalam bidang non akademik banyak sekali cobaan yang bertubi" dalam segi finansial. Saya sangat antusias dan sangat ingin berkontribusi dalam kegiatan apaun, tapi sayang semua kegiatan selalu ada hal yang harus dibayar, dibeli dll.
bukannya tidak mau, tapi tidak mampu, kalo sudah tidak mampu dalam finansial tak bisa untuk berkontribusi. Hal ini sangat menyakitkan bagi orang seperti  saya.
semoga Allah selalu lapangkan rizki dan fikiran untuk saya agar saya dapan terus menjadi yang terbaik dibidang akademik dan organisasi.