Selasa, 31 Mei 2016

Agama Sikh

Agama Sikh

Disusun Oleh :
Maria Ulfa
Ilmu Agama Islam
Universitas Negeri Jakarta

 

A.    Pendiri Agama Sikh

Pendiri Agama Sikh adalah Guru Nanak. Riwayat hidupnya yang lengkap termuat dalam sebuah buku yang dikenal dengan nama Janam Sakhis, Kisah-kisah Kehidupan. Max Arthur Macauliffe menulis sebuah buku yang berjudul The Sikh Religion: It’s Gurus, Sacred Writings and Authors, 6 jilid (London: Oxford University Press, 1909), yang memuat terjemahan lengkap Janam Sakhis tersebut.

Guru Nanak dilahirkan di Talwandi Rai Bhoe, sebuah desa kecil di tepi sungai Ravi, sekitar empat kilometer sebelah barat Lahore, ibu kota wilayah Punjab, pada tanggal 15 April 1469. Desa tersebut sekarang dikenal dengan nama Nankana Sahib, yang berarti “desa tempat kelahiran Nanak.”

Nanak adalah seorang yang cerdas. Pada umur yang sangat muda yaitu 5 tahun ia sudah mulai berbicara tentang Tuhan dan bicaranya yang lancar ini dikagumi oleh semua orang.[1][10] Pada usia tujuh tahun ia diserahkan kepada seorang guru desa untuk belajar membaca dan berhitung. Karena kepintarannya, dalam waktu singkat ia berhasil menguasai kedua dasar pengatahuan pokok itu. Selanjutnya ia diserahkan kepada seorang Maulavi desa untuk belajar bahasa Persia dan Arab. Di samping itu, menurut cerita, ia juga belajar al-Qur’an dan Sastra Arab atau sastra Islam pada Sayyid Hasan, seorang guru sufi pada waktu itu.[2][11]

Nanak selalu menolaksegalaadat-istiadat kolot agama Hindu, dia senang menyendiri. bahkan bertambah lari ke kehidupan  meditatif. Ia makin lama makin tenggelam dalam kehidupan menyendiri dan berkontempalasi.

Guru Nanak menghabiskan sisa-sisa hidupnya di Kartarpur, tempat jamaah-jamaah besarnya selalu hadir mendengarkan dia berkhotbah. Setiap orang yang melihat dan mendengar khitbahnya selalu terpesona oleh kesalehan dan kepribadiannya yang luar biasa, juga kesucian jiwanya yang sangat kentara dalam setiap tingkah lakunya. Dikatakan, bahwa ia benar-benar merupakan hamba Tuhan dan kemanusiaan.

Pada hari wafatnya, yang bertepatan dengan tanggal 22 September 1539, pada usia 70 tahun. Suatu perselisihan dan pertengkaran diceritakan terjadi antara kaum Hindu dan umat Islam. masing-masing pihak menuntut bahwa pihaknyalah yang berhak merawat jenazahnya sesuai dengan ajaran yang dianutnya.

B.     Sejarah dan Guru-guru Agama Sikh

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Guru Nanak oleh para pengikut dan penganut agama Sikh diakui sebagai Guru Agung, Guru Utama Yang Suci, yang telah melahirkan dan mengajarkan satu agama yang sangat berbeda dengan agama Hindu atau Hinduisme.

Malahan, ide-ide keagamaannya hampir sama dengan ide-ide keislaman, terutama dari segi mistik. Itulah sebabnya Guru Nanak juga dikatakan sebagai seorang sufi.

Akan tetapi, Bersamaan dengan perjalanan waktu yang dilalui orang-orang Sikh yang menyebut diri mereka sebagai pengikut setia Guru Nanak, mulai semakin dekat kepada Hinduisme dan sebaliknya semakin asing dari Islam. Hal ini dimungkinkan oleh adanya tiga faktor utama:

1.      Setelah Nanak meninggal dunia banyak pengikut Nanak menghimpun diri dalam satu golongan atau sekte tersendiri, meskipun Guru Nanak tidak secara terang-terangan menyatakan telah membawa agama baru dan tidak membentuk satu masyarakat terpisah dari penganut-penganut agama lain.

2.      Kebanyakan dari pengikut agama Sikh berasal dari penganut agama Hindu yang masih mengikuti ajaran dan praktek keagamaan yang lama. Mereka juga lebih dekat dengan hubungannya dengan agama lainnya daripada Islam.

3.      Konflik-konflik politik antara kaum Sikh dengan penguasa kerajaan Mongol membuat mereka benci kepada Islam dan umat Islam pada umumnya. Oleh karena itu mereka lebih dekat dengan orang-orang Hindu dan menjadikannya satu sekte dari Hinduisme. Hal ini terlihat setelah Sikh berada di bawah kepemimpinan guru ke lima mereka.

Pengikutagama Sikh mempercayai dan mengikuti sepuluh orang guru yang sangat Abad 15 (1526-1858)

TerjadiinvasiolehKerajaanMughol, India.

·         Abad 19

TerjadikekalahanperangdenganInggris 2x

·         Abad 20

Sikh Memproklamirkannegarasendiri



C.    Pembawa Ajaran

1.      Guru Nanak

2.      Guru Angarh (1539-1552)

3.      Guru Amar Das (1552-1574)

4.      Guru Ram Das (1574-1581)

5.      Guru Arjun (1581-1606)

6.      Guru HarGobind (1606-1645)

7.      Guru HarRai (1645-1661)

8.      Guru HariKrishen (1661-1664)

9.      Guru TeghBahadur (1664-1675)

10.  Guru Govind Singh (1675-1708)

D.    KitabSuci

·         AdiGranth

Kitabinidisusunoleh Guru Arjun. Isinyadigolongkanmenjadi 3 bagian, yaitunyanyiansuci yang disusunoleh guru-guru sikh, nyanyian yang berasaldarikaummistikdanpujian yang ditujukkankepada guru-guru sikh

·         DasamGranth

Berisitulisan Guru Givind Singh. Isinyadibagimenjadi 4 bagianyaitu, mitologi, filosofis, autobiografidanbagian yang berkenaandenganmasalahhawanafsuatauceritaerotik.

E.     Ajaran Agama Sikh

1.      Tentang Tuhan Yang Maha Esa

2.      Tentang Sabda adalah Kata Tuhan

3.      Tentang Guru sebagai Penuntun Hidup Abadi

4.      Tentang Praktek Spirituil (Sadhana)[3][18]

Dasasila Ajaran Guru Nanak:

1.      Engkau harus percaya pada Tuhan Yang Maha Esa

2.      Engkau harus menghormati manusia sesamamu, baik laki-laki maupun wanita, dengan respek yang sejajar.

3.      Engkau harus mempunyai rasa peri-kemanusiaan yang luas dan mendalam.

4.      Engkau harus memajukan watak pribadimu dengan perbuatan kebajikan yang mulia dan luhur

5.      Engkau harus selalu ingat kepada Tuhan.

6.      Engkau tidak boleh buta akan kepercayaan.

7.      Engkau harus menolak perbedaan kasta.

8.      Engkau tidak boleh berjanji dengan mempergunakan bentuk dan adat istiadat agama.

9.      Engkau tidak boleh menyangkal kenyataan dunia ini.

10.  Engkau tidak boleh percaya dengan peraturan seorang pemimpin rohani akan penyelamatan dirimu atas hukuman Tuhan.[4][19]

F.     SistemKepercayaan

·         KonsepManusia

Tidakmengenalsistemkasta.  Guru Nanak berkata, “Pergilahdantanyakankepadamereka yang mengetahuikebenaran. Derajatseseorangditentukanolehamalkebajikannya.

·         KonsepKetuhanan

Definisiterbaiknya “Mul Mantra” atau  “Hanyaada Allah yang MahaEsa” TuhandisebutDadru , Sang Pencipta, Diakekal, Diatidakdilahirkan. TuhanituEkOmkara (Tuhantidaktampakwujudnya) danOmkara (Tuhan yang tampakwujudnya).

·         KonsepAlam

AhwaalamsemestamerupakanciptaanTuhan yang MahaEsadansifatalamsemestatidakabadi.

·         KonsepEskatologi

Agama sikhmasihmempercayaiadanyanirwana yang diajarkanoleh agama Hindhu.

G.    Hari-haribesar

·         Baisakhi / TahunBaru

Festival untukmerayakantahunbarudilakukanpada 13/14 April

·         Diwali / Festival Cahaya

DilakukanpadaakhirOktober/Awal November.  Perayaaninisebagaitandapembebasan Guru HarGobinddaripenjaradan 52 pangeranlainnya

·         HolaMohalla

DirayakansetiapMaret/Tahun.  Festival inidirayakanselama 3 hari&mempertahankankaraktermenyenangkandankegembiraan

H.    Ritual Keagamaan

·         PelaksanaanIbadah : Bersemedidanberdzikir

  • UpacaraKelahiran (Naamkaran) :SaatbayibarulahirmakaakanlangsngdiberikannamaolehGranthseusaiberdoa. Jikalaki-lakimakaditambahnamabelakangnya Singh danjkaperempuan Kaur
  • UpacaraPernikahan  :Mangani (pertunangan), Sehra (pemberiansimbolberupahiasanikatkepalasebagaitandasudahdiikat) danMilni (pertemuanantara ayah pengantinlakidengan ayah pengantinperempuandikediamanpengantinperemuan.
  • UpacaraKematian : Saskar (Memandikanjenazah), Kremasi : PembakaranJenazahdanAntimardas (doa)

I.       Tempat Ibadah

KuilatauGurdwara. Didalamkuilhanyaadasebuahbuku agama ataukitabsucisikh.  Terdapattiangbendera yang terlihatmenjulangdarikejauhan, terbungkuskainkuningdengankibaranbenderakuningdengansimbolsikh. Cirilainnyaadalahadanyakubahserbentukbawangtergencetdiatasatap, ditutpdengantembagadisepuhemasdandikelilingikubah yang lebihkecil. Kuilutamanyaterletak di kotaAmitsar, Punjab, India.



[1][10] Nyoman S. Pendit, Guru Nanak dan Agama Sikh, Jakarta: Yayasan Sikh Gurdwara Mission: 1988, Cet.II, h. 27
[2][11]Ibid, h.186
[3][18]Nyoman S. Pendit, Guru Nanak dan Agama Sikh, h. 87
[4][19]Nyoman S. Pendit, Guru Nanak dan Agama Sikh, h.94

4 komentar: