Agama Sikh
Disusun Oleh :
Maria Ulfa
Ilmu Agama Islam
Universitas Negeri Jakarta
A. Pendiri Agama Sikh
Pendiri Agama Sikh
adalah Guru Nanak. Riwayat hidupnya yang lengkap termuat dalam sebuah buku yang
dikenal dengan nama Janam Sakhis, Kisah-kisah Kehidupan. Max Arthur
Macauliffe menulis sebuah buku yang berjudul The Sikh Religion: It’s Gurus,
Sacred Writings and Authors, 6 jilid (London: Oxford University Press,
1909), yang memuat terjemahan lengkap Janam Sakhis tersebut.
Guru Nanak dilahirkan
di Talwandi Rai Bhoe, sebuah desa kecil di tepi sungai Ravi, sekitar empat
kilometer sebelah barat Lahore, ibu kota wilayah Punjab, pada tanggal 15 April
1469. Desa tersebut sekarang dikenal dengan nama Nankana Sahib, yang berarti
“desa tempat kelahiran Nanak.”
Nanak adalah seorang
yang cerdas. Pada umur yang sangat muda yaitu 5 tahun ia sudah mulai berbicara
tentang Tuhan dan bicaranya yang lancar ini dikagumi oleh semua orang.[1][10] Pada usia tujuh tahun ia diserahkan kepada seorang
guru desa untuk belajar membaca dan berhitung. Karena kepintarannya, dalam
waktu singkat ia berhasil menguasai kedua dasar pengatahuan pokok itu.
Selanjutnya ia diserahkan kepada seorang Maulavi desa untuk belajar
bahasa Persia dan Arab. Di samping itu, menurut cerita, ia juga belajar
al-Qur’an dan Sastra Arab atau sastra Islam pada Sayyid Hasan, seorang guru
sufi pada waktu itu.[2][11]
Nanak selalu menolaksegalaadat-istiadat kolot agama Hindu, dia senang menyendiri. bahkan bertambah
lari ke kehidupan meditatif. Ia
makin lama makin tenggelam dalam kehidupan menyendiri dan berkontempalasi.
Guru Nanak menghabiskan
sisa-sisa hidupnya di Kartarpur, tempat jamaah-jamaah besarnya selalu hadir
mendengarkan dia berkhotbah. Setiap orang yang melihat dan mendengar khitbahnya
selalu terpesona oleh kesalehan dan kepribadiannya yang luar biasa, juga
kesucian jiwanya yang sangat kentara dalam setiap tingkah lakunya. Dikatakan,
bahwa ia benar-benar merupakan hamba Tuhan dan kemanusiaan.
Pada hari wafatnya,
yang bertepatan dengan tanggal 22 September 1539, pada usia 70 tahun. Suatu
perselisihan dan pertengkaran diceritakan terjadi antara kaum Hindu dan umat Islam.
masing-masing pihak menuntut bahwa pihaknyalah yang berhak merawat jenazahnya
sesuai dengan ajaran yang dianutnya.
B. Sejarah dan Guru-guru Agama Sikh
Sebagaimana telah
disebutkan sebelumnya, Guru Nanak oleh para pengikut dan penganut agama Sikh
diakui sebagai Guru Agung, Guru Utama Yang Suci, yang telah melahirkan dan
mengajarkan satu agama yang sangat berbeda dengan agama Hindu atau Hinduisme.
Malahan, ide-ide
keagamaannya hampir sama dengan ide-ide keislaman, terutama dari segi mistik.
Itulah sebabnya Guru Nanak juga dikatakan sebagai seorang sufi.
Akan tetapi, Bersamaan
dengan perjalanan waktu yang dilalui orang-orang Sikh yang menyebut diri mereka
sebagai pengikut setia Guru Nanak, mulai semakin dekat kepada Hinduisme dan
sebaliknya semakin asing dari Islam. Hal ini dimungkinkan oleh adanya tiga
faktor utama:
1. Setelah Nanak meninggal dunia banyak pengikut Nanak menghimpun diri dalam
satu golongan atau sekte tersendiri, meskipun Guru Nanak tidak secara
terang-terangan menyatakan telah membawa agama baru dan tidak membentuk satu
masyarakat terpisah dari penganut-penganut agama lain.
2. Kebanyakan dari pengikut agama Sikh berasal dari penganut agama Hindu yang
masih mengikuti ajaran dan praktek keagamaan yang lama. Mereka juga lebih dekat
dengan hubungannya dengan agama lainnya daripada Islam.
3. Konflik-konflik politik antara kaum Sikh dengan penguasa kerajaan Mongol
membuat mereka benci kepada Islam dan umat Islam pada umumnya. Oleh karena itu
mereka lebih dekat dengan orang-orang Hindu dan menjadikannya satu sekte dari
Hinduisme. Hal ini terlihat setelah Sikh berada di bawah kepemimpinan guru ke
lima mereka.
Pengikutagama Sikh mempercayai dan mengikuti sepuluh orang guru yang sangat Abad 15 (1526-1858)
TerjadiinvasiolehKerajaanMughol, India.
·
Abad 19
TerjadikekalahanperangdenganInggris 2x
·
Abad 20
Sikh Memproklamirkannegarasendiri
C.
Pembawa Ajaran
1.
Guru Nanak
2.
Guru Angarh
(1539-1552)
3.
Guru Amar
Das (1552-1574)
4.
Guru Ram Das
(1574-1581)
5.
Guru Arjun
(1581-1606)
6.
Guru
HarGobind (1606-1645)
7.
Guru HarRai
(1645-1661)
8.
Guru
HariKrishen (1661-1664)
9.
Guru
TeghBahadur (1664-1675)
10.
Guru Govind
Singh (1675-1708)
D.
KitabSuci
·
AdiGranth
Kitabinidisusunoleh Guru Arjun. Isinyadigolongkanmenjadi 3 bagian,
yaitunyanyiansuci yang disusunoleh guru-guru sikh, nyanyian yang berasaldarikaummistikdanpujian
yang ditujukkankepada guru-guru sikh
·
DasamGranth
Berisitulisan Guru Givind Singh. Isinyadibagimenjadi 4 bagianyaitu,
mitologi, filosofis, autobiografidanbagian yang
berkenaandenganmasalahhawanafsuatauceritaerotik.
E. Ajaran Agama Sikh
1. Tentang Tuhan Yang Maha Esa
2. Tentang Sabda adalah Kata Tuhan
3. Tentang Guru sebagai Penuntun Hidup Abadi
Dasasila Ajaran Guru Nanak:
1. Engkau harus percaya pada Tuhan Yang Maha Esa
2. Engkau harus menghormati manusia sesamamu, baik laki-laki maupun wanita,
dengan respek yang sejajar.
3. Engkau harus mempunyai rasa peri-kemanusiaan yang luas dan mendalam.
4. Engkau harus memajukan watak pribadimu dengan perbuatan kebajikan yang
mulia dan luhur
5. Engkau harus selalu ingat kepada Tuhan.
6. Engkau tidak boleh buta akan kepercayaan.
7. Engkau harus menolak perbedaan kasta.
8. Engkau tidak boleh berjanji dengan mempergunakan bentuk dan adat istiadat
agama.
9. Engkau tidak boleh menyangkal kenyataan dunia ini.
10. Engkau tidak boleh percaya dengan peraturan seorang pemimpin rohani akan
penyelamatan dirimu atas hukuman Tuhan.[4][19]
F.
SistemKepercayaan
·
KonsepManusia
Tidakmengenalsistemkasta. Guru Nanak berkata,
“Pergilahdantanyakankepadamereka yang mengetahuikebenaran.
Derajatseseorangditentukanolehamalkebajikannya.
·
KonsepKetuhanan
Definisiterbaiknya “Mul Mantra” atau “Hanyaada Allah yang MahaEsa”
TuhandisebutDadru , Sang Pencipta, Diakekal, Diatidakdilahirkan.
TuhanituEkOmkara (Tuhantidaktampakwujudnya) danOmkara (Tuhan yang
tampakwujudnya).
·
KonsepAlam
AhwaalamsemestamerupakanciptaanTuhan yang
MahaEsadansifatalamsemestatidakabadi.
·
KonsepEskatologi
Agama sikhmasihmempercayaiadanyanirwana
yang diajarkanoleh agama Hindhu.
G.
Hari-haribesar
·
Baisakhi /
TahunBaru
Festival
untukmerayakantahunbarudilakukanpada 13/14 April
·
Diwali /
Festival Cahaya
DilakukanpadaakhirOktober/Awal
November.
Perayaaninisebagaitandapembebasan Guru HarGobinddaripenjaradan 52
pangeranlainnya
·
HolaMohalla
DirayakansetiapMaret/Tahun. Festival inidirayakanselama 3
hari&mempertahankankaraktermenyenangkandankegembiraan
H.
Ritual Keagamaan
·
PelaksanaanIbadah
: Bersemedidanberdzikir
- UpacaraKelahiran (Naamkaran) :SaatbayibarulahirmakaakanlangsngdiberikannamaolehGranthseusaiberdoa. Jikalaki-lakimakaditambahnamabelakangnya Singh danjkaperempuan Kaur
- UpacaraPernikahan :Mangani (pertunangan), Sehra (pemberiansimbolberupahiasanikatkepalasebagaitandasudahdiikat) danMilni (pertemuanantara ayah pengantinlakidengan ayah pengantinperempuandikediamanpengantinperemuan.
- UpacaraKematian : Saskar (Memandikanjenazah), Kremasi : PembakaranJenazahdanAntimardas (doa)
I.
Tempat Ibadah
KuilatauGurdwara. Didalamkuilhanyaadasebuahbuku agama
ataukitabsucisikh. Terdapattiangbendera
yang terlihatmenjulangdarikejauhan,
terbungkuskainkuningdengankibaranbenderakuningdengansimbolsikh. Cirilainnyaadalahadanyakubahserbentukbawangtergencetdiatasatap,
ditutpdengantembagadisepuhemasdandikelilingikubah yang lebihkecil.
Kuilutamanyaterletak di kotaAmitsar, Punjab, India.
[1][10] Nyoman S. Pendit, Guru
Nanak dan Agama Sikh, Jakarta: Yayasan Sikh Gurdwara Mission: 1988, Cet.II,
h. 27
wew
BalasHapusmasya allah
BalasHapuswew
BalasHapussangat menarik ajaran agama sikh
BalasHapus